environment

environment

Gg1

Senin, 25 Januari 2010

Pemanfaatan Obat Herbal, Atasi Sinusitis dan Saluran Nafas

http://www.jurnalbogor.com/?p=5897
Jurnal Bogor, 23 December 2008
Rubrik: Kesehatan

Bogor – Keanekaragaman tanaman di Indonesia nyatanya memiliki sejuta manfaat bila dapat diolah secara benar. Bahkan sebagian besar tanaman tersebut dapat dijadikan obat herbal yang berguna bagi kesehatan tubuh. Salah satunya mengatasi sinusitis dan ISPA. Kedua penyakit tersebut seringkali dijumpai oleh sebagian besar masyarakat, terutama perkotaan.

Peneliti Tanaman Herbal, Dr. drh. Umi Cahyaningsih, MS mengatakan, tumbuhan obat yang mampu mengatasi sinusitis dan ISPA adalah tumbuhan yang mempunyai efek sebagai anti radang, anti mikroba, menghilangkan nyeri, mengurangi sumbatan lendir, memperlancar peredaran darah dan pernafasan.

“Sebenarnya pemanfaatan obat herbal ini sangat baik untuk mengatasi kesehatan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun orang lain. Namun sayang, masih banyak orang yang merasa gengsi membeli produk herbal. Mereka lebih percaya menyembuhkan penyakitnya dengan produk luar negeri,” kata Umi kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurut Umi, tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan sinusitis dan ISPA di antaranya, sambiloto yang mengandung anti radang, anti mikroba dan mampu mengurangi nyeri. Jahe guna mengurangi penyumbatan, kunyit berfungsi sebagai antibakteri, dan sereh yang dapat melancarkan sirkulasi darah.

“Penyebab sinusitis itu kan akibat adanya infeksi oleh mikroba, benda yang menyebabkan alergi, virus, jamur, dan polusi. Sehingga untuk membunuh semuanya dibutuhkan tumbuhan yang mengandung anti mikroba. Bahkan suami saya dulu terkena sinusitis. Kemudian minum sambiloto, dan alhamdullilah sekarang sudah sembuh. Padahal dulu sempat mau dioperasi,” terang Umi.

Umi mengatakan, sinusitis merupakan peradangan pada sinus akibat infeksi mikroba dan benda asing yang menyebabkan alergi. Jika aliran ke dalam hidung tersumbat, maka sekresinya menumpuk dan terperangkap bersama udara di dalam sinus yang bertulang, sehingga menimbulkan rasa nyeri. “Akibat yang dirasakan adalah pembengkakan selaput lendir hidung dan sinus, sehingga menutup hubungan antara sinus dan hidung,” ujarnya.

Seperti yang sudah banyak diketahui, ada empat jenis sinus, yaitu frontalis atau yang ada di dahi, maksilaris berada di dalam tulang pipi, etmoid di belakang batang hidung atau di sudut mata, dan efenoid di belakang sinus etmoid. “Kesemuanya itu dapat dicegah dengan menghindarkan diri dari infeksi virus, bakteri, benda alergen, serta meningkatkan daya tahan tubuh seperti minum vitamin dan olahraga,” jelas Umi.

Umi menambahkan, gejala-gejala sinusitis pun terbagi menjadi empat bagian, yakni akut ditandai dengan hidung tersumbat, ingusan sesudah 24 hingga 48 jam, mengeluarkan cairan hidung disertai nanah, badan terasa sakit, pusing dan sakit kepala. Subakut ditandai hidung tersumbat, tidak enak pada wajah, lelah, pengeluaran cairan hidung disertai nanah lebih dari tiga minggu setelah sinusitis akut.

“Setelah itu gejala kronis yang hampir serupa dengan sinusitis akut, yaitu keluarnya cairan dari hidung secara terus menerus dan disertai nanah. Terakhir, alergi. Biasanya diawali dengan bersin-bersin, pengeluaran cairan terhambat, hidung pun terasa panas dan gatal,” papar perempuan berjilbab itu.

Lebih lanjut dikatakan Umi, pengobatan yang harus dilakukan adalah dengan menghilangkan penyumbatan, mengeringkan cairan sinus hidung, menghilangkan infeksi dan rasa nyeri. “Makanya tumbuhan yang paling efektif dalam menyembuhkan sinusitis maupun ISPA, salahsatunya dengan daun sambiloto yang telah saya buktikan sendiri mampu berperan sebagai anti mikroba,” pungkasnya.

Nasia Freemeta I
4 Respon to “Pemanfaatan Obat Herbal, Atasi Sinusitis dan Saluran Nafas”

1.
Yudi, on April 30th, 2009 at 3:21 pm Said:

Takaran herbal sinusitisnya segimana bu?
2.
Yudi, on April 30th, 2009 at 3:21 pm Said:

Takaran sambiloto tuk sinusitisnya segimana bu?
3.
sofian, on May 22nd, 2009 at 7:25 am Said:

sekedar pengalaman saja,,sy dl pengidap sinusitus + polip tahunan,,setelah sy konsumsi sambiloto + lidah buaya ..alhamdulilah seminggu sudah kerasa khasiatnya..sampai sekarang sy konsumsi terus (buat jaga-jaga) + badan kynya jd jarang sakit..ramuannya 1. 30 gram lidah buaya + 30 gram sambiloto + 5 lbr daun sirih + jahe..ramuannya direbus..kemudian disaring airnya..kl pagi ditetes air hangat yg dimasukkan 2 lbr daun sirih (pagi + malam)..insya allah sembuh ..eits..jangan lupa berdoa dulu sebelum dimin
4.
Anra, on July 17th, 2009 at 11:18 am Said:

Trims atas infonya…
aku dah betahun tahun nich pilek ga berhenti henti…kata dokter si alergi debu, kalo ke dokter mesti di sedot pake alat apa tu ga tau namanya…terus dikasih obat, eh setelah obatnya habis kambuh lagi deh pileknya…

ohya saya mau nanya nich….
itu yg lidah buaya+sambiloto+daun sirih+jahe diminum?
lha untuk yang di teteskan ke hidung itu air daun sirihnya?ngomong2 perih ga ya kalo diteteskan ke hidung?

Terima Kasih..Mohon Balesannya ya

Tidak ada komentar: